MPLS RAMAH 2026: Gerakan TAHAPAN Tanam Harapan dan Peduli Lingkungan di Gugus 2 Kecamatan Binjai Bersama KIH Sumut dan TMI Langkat

LANGKAT, DELITIMES.JD — Semangat menanam karakter dan kepedulian terhadap lingkungan mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun 2026 pada Kamis, 16 Juli 2026. Melalui Program TAHAPAN (Tanam Hari Ini, Panen Masa Depan), peserta didik diajak mengenal lingkungan, menanam, merawat, dan membangun komitmen untuk menjaga bumi sejak usia sekolah dasar.

Program yang mengusung semangat “Satu Bibit, Sejuta Harapan” ini digagas oleh Lidia Sari Batubara, S.Pd., Ketua KKG Gugus 2 Kecamatan Binjai, sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, menyenangkan, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.

Gerakan ini terlaksana melalui kolaborasi bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, di bawah kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan Ilhamsyah Bangun dan Sekretaris Dinas Robert Ginting, Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Langkat yang dipimpin Hendri Tarigan selaku Ketua dan Rikson Purba selaku Sekretaris, serta Klub Indonesia Hijau Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Iskandar Usman selaku Ketua dan Eko Hendra Mulyawan selaku Sekretaris.

Komitmen pelaksanaan Program TAHAPAN diikuti oleh tiga sekolah penggerak utama, yakni SD Negeri 054870 Tanjung Jati, dengan keterlibatan Guru Kelas I Evin Uliani; SD Negeri 057202 Tanjung Jati, di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Gomgom Januar Sihombing, S.Pd.K, bersama Guru Kelas I Sari Anggraini; serta SD Negeri 050585 Tanjung Jati, di bawah kepemimpinan Janem, S.Pd., dengan keterlibatan Guru Kelas I M. Yusuf dan Suri Wulandari.

Selain itu, SD Negeri 050586 Tanjung Jati turut berpartisipasi dalam gerakan kolaboratif tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan MPLS, peserta didik mengikuti penguatan karakter peduli lingkungan, edukasi manfaat menanam, serta kegiatan penanaman dan perawatan tanaman. Anak-anak tidak hanya diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui teori, tetapi juga mengalami langsung proses menanam dan merawat sebagai bagian dari pembelajaran bermakna.

Menurut Lidia Sari Batubara, S.Pd., Program TAHAPAN lahir dari keyakinan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas.

“Melalui TAHAPAN, kita ingin menanamkan bahwa setiap anak memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan. Hari ini mereka menanam satu bibit, tetapi yang sesungguhnya sedang kita tanam adalah karakter, kepedulian, dan harapan untuk masa depan,” ungkapnya.

(RILProgram TAHAPAN diharapkan menjadi gerakan pendidikan yang dapat terus dikembangkan dan menginspirasi sekolah-sekolah lain di Gugus 2 Kecamatan Binjai dan Kabupaten Langkat dalam membangun sekolah yang hijau, sehat, produktif, dan berkarakter. (RIL)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini