Imigrasi Sumut dan Konsulat AS Bahas Pencegahan People Smuggling hingga Fraud Dokumen

MEDAN, delitimes.id – Ancaman kejahatan lintas negara dan pelanggaran keimigrasian menjadi perhatian Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara. Untuk memperkuat langkah pencegahan, Imigrasi Sumut menjajaki peningkatan kerja sama dengan Perwakilan Konsulat Amerika Serikat di Medan.

Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Meeting and Courtesy Visit yang digelar di Kediaman Resmi Konsul Amerika Serikat, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan dihadiri Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera di Medan Lisa Podolny, Kepala Konsuler untuk wilayah Indonesia Clay Adler, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Ditjen Imigrasi Sumut Iwan Irawan, serta jajaran Polda Sumatera Utara.

Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, di antaranya perlindungan Warga Negara Amerika Serikat selama berada di Sumatera Utara, berbagai kendala yang dihadapi WNA, serta pengamanan fasilitas Amerika Serikat di tengah perkembangan situasi keamanan global.

Kerja sama peningkatan kapasitas aparat penegak hukum juga menjadi perhatian. Kedua pihak membahas peluang studi perbandingan dan pelatihan, khususnya dalam penanganan people smuggling atau penyelundupan manusia.

Perwakilan AS turut memperkenalkan program pelatihan melalui International Narcotics and Law Enforcement Affairs (INL) yang berbasis di Thailand. Selain itu, diperkenalkan pula Overseas Criminal Investigations Unit (OCIU)di bawah Diplomatic Security Service (DSS) Departemen Luar Negeri AS yang menangani berbagai kasus terkait fraud dokumen perjalanan, fraud visa dan kejahatan transnasional.

Untuk mendukung efektivitas pelatihan, pihak AS juga membuka peluang dukungan tenaga ahli maupun penerjemah bagi peserta yang mengalami keterbatasan bahasa Inggris.

Dari sisi Imigrasi Sumut, kebutuhan penguatan teknologi menjadi salah satu hal yang disampaikan, khususnya perangkat untuk mendeteksi paspor dan dokumen perjalanan palsu. Peningkatan kemampuan profiling terhadap WNA maupun WNI dalam pemeriksaan keimigrasian dan penerbitan paspor juga dinilai penting.

Koordinasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga meningkatkan kemampuan aparat dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan transnasional dan tantangan pengawasan keimigrasian.

Sinergi antara Imigrasi, Kepolisian dan Perwakilan Amerika Serikat diharapkan mampu memperkuat pencegahan penyelundupan manusia, penyalahgunaan dokumen perjalanan, fraud visa serta pelanggaran izin tinggal WNA di wilayah Sumatera Utara. (ds)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini