TEMBUNG, DELITIMES.ID – Seperti biasa setiap tahun, Alumni SD Islam Azizi bekerja sama dengan Pengajian Aira, kembali memperingati peristiwa penting bagi umat Islam yaitu, Isra Mi’raj, Minggu (26/2/2023) kemarin.
Sebab diperistiwa tersebut, Rasulullah Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan spiritual menuju Sidratul Muntaha dan bertemu langsung dengan Allah SWT.
Dan dalam peristiwa perjalanan itu pula, Nabi Muhammad SAW bertemu langsung dengan Allah yang memberikan perintah sholat lima waktu kepada Nabi Muhammad beserta pengikutnya sampai sekarang ini.
Dan seperti biasa, dalam memperingati Isra Miraj itu, Alumni SD Islam Azizi 84 Medan dan Pengajian Aira juga menggelar berbagai kegiatan lomba seperti, MTQ, Pembacaan Surat Pendek, Adzan, Fashio Show Busana Muslim dan Puisi tingkat siswa sekolah dasar.
Ketua Panitia, Hj Hanni Hayati didampingi Sekretaris Panitia, Irsan Santoso SH yang juga alumni SD Islam Azizi 84 saat ditemui di Medan, Selasa (28/2/2023) mengatakan, peringatan Isra Mi’raj sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Peringatan Isra Mi’raj yang dilaksanakan ini, merupakan program kerja Alumni SD Islam Azizi 84 setiap tahunnya,” katanya.
Dikatakan, begitu juga dengan syaembara pembacaan ayat suci Al Quran, lomba membaca surat pendek, adzan, fashion show serta pembacaan puisi yang mana semua persertanya adalah, anak-anak tingkat sekolah dasar.
“Dan semua pesertanya adalah, merupakan murid dari Pengajian Aira itu sendiri, sehingga saat mengikuti lomba anak-anak tersebut tak merasa canggung di depan dewan juri, teman bahkan orang tuanya,” ucap Hanni yang diaminkan Irsan Santoso.
Sementara Al Ustad Khairul Fahmi Hrp, MH dalam ceramahnya saat memperingati Isra Mi’raj Alumni SD Islam Azizi 84 Medan dan Pengajian Aira kemarin mengatakan, perjalanan agung Nabi Muhammad SAW ditemani Malikat Jibril yang disebut Isra Mi’raj pada malam ke 27 Rajab tahun ke 10 yang berakhir di Sidratul Muntaha, wajib diperingati umat Islam setiap tahunnya.
Sebab di tempat itulah, beliau mendapatkan perintah untuk mendirikan shalat dari yang semula lima puluh kali menjadi lima kali dalam sehari semalam.
“Makanya jangan pernah tinggalkan sholat, apalagi hanya lima kali saja sehari semalam. Padahal diawal sebanyak lima puluh kali dimana Nabi Muhammad SAW minta keringan pada Allah atas anjuran Nabi Musa AS mengingat umat Islam dirasa takkan mampu melakukan shalat sebanyak itu,” ucap
Al Ustad Khairul Fahmi Hrp, MH mengakhiri.
Sedangkan Ketua Alumni SD Islam Azizi 84, Yudi Budiarto didampingi Sekum Indra Dharma MT secara terpisah mengatakan, program kerja alumni yang sudah disusun dari awal terbentuk tetap dilaksanakan, sehingga alumni tak hanya sekedar nama belaka.
“Diluar sana banyak berdiri perkumpulan, namun tak semua berjalan baik dikarenakan kesibukan. Maka untuk itulah, saya dan beberapa pengurus inti dari mulai terbentuknya wadah Alumni SD Islam Azizi 84 Medan langsung membuat program kerja agar tidak hanya sekedar kumpul-kumpul belaka,” kata Yudi serius.
Yudi menambahkan, program kerja tersebut sejak berdirinya Alumni SD Islam Azizi 84 enam tahun silam, terus digulirkan seperti, pertemuan perdua bulan melibatkan seluruh anggota alumni, peringatan Isra Mi’raj yang kemarin dilaksanakan, Qurban, menjenguk sahabat yang sakit, saling sapa antar anggota baik yang berdomisili di Medan dan luar kota sehingga terciptanya silaturahmi yang baik serta melakukan rekreasi.
“Alhamdulillah semua yang dimaksud hingga kini terus berjalan dengan baik. Apalagi adanya sahabat alumni dengan ikhlas bertugas sebagai humas serta mencari data sahabat yang belum bergabung agar berkumpul dialumni,” pungkas Yudi mengakhiri.
Adapun pemenang Tilawah, juara pertama, Alwi Shihab. Juara kedua, Fauzan dan ketiga diraih Fadhillah. Sedangkan katagori pembaca Ayat pendek, juara pertama diraih, Razwa, Nazwa Anwar dan Helmi berada diposisi kedua dan ketiga.
Sementara untuk Adzan dimenangkan,
Rafa Arkan Kedua, Radit Zio dan ketiga diraih Wisnu. Sedangkan lomba Busana Muslim, juara pertama atas nama, Sofia. Juara kedua diraih, Azelia dan ketiga dipegang
Nayla. Begitu juga lomba puisi peringkat lertama diraih, Salsa. Posisi kedua, Harvi dan ketiga diraih Meisya. (dimitri)














