Lokasi eks PT M3 di Madina Kembali Telan Korban, Kali ini 2 Tewas Tertimpa Longsor

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Eks lokasi tambang PT Madina Madani Mining (M3) Kelurahan Tapus Kecamatan Linggabayu, Mandailing Natal (Madina),kembali menelan korban.

MADINA, DELITIMES.ID – Eks lokasi tambang PT Madina Madani Mining (M3) Kelurahan Tapus Kecamatan Linggabayu, Mandailing Natal (Madina),kembali menelan korban.

Kali ini, dua orang Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) dengan mesin dompeng yang melakukan aktifitas di lokasi itu, tewas tertimpa longsor, Kamis (19/1/2023).

Sebelumnya, pada lokasi yang sama pada tahun 2022 yang lalu, juga telah terjadi hal serupa dengan. Di mana ketika itu menelan korban jiwa sebanyak 18 orang.

Berdasarkan informasi yang topmetro.news himpun, kejadian memilukan itu terjadi sekira pukul 15.45 WIB. Ada pun dua korban tewas adalah, Darus (35) warga Simpang Durian Kecamatan Lingga Bayu. Kemudian, Kating (29) warga Desa Bandar Limabung Kecamatan Lingga Bayu,

Dan kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi pada Hari Jumat (20/1/2023), sekira pukul 04.10 WIB menjelang subuh setelah dilakukan penggalian oleh petugas dari Polsek Lingga Bayu dan BPBD Kabupaten Madina, dibantu masyarakat setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina Mukhsin Nasution SSos MM, menjawab konfirmasi melalui WhatsApp membenarkan adanya kejadian longsor pada lokasi eks tambang PT M3 di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu. Di mana ada dua korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Setelah mendapat laporan tentang kejadian longsor tersebut, BPBD Madina langsung mengirim tim untuk membantu melakukan evakuasi. “Saat ini Tim sudah berhasil mengevakuasi korban. Dan menyerahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” ssebutnya singkat. (RED)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Eks lokasi tambang PT Madina Madani Mining (M3) Kelurahan Tapus Kecamatan Linggabayu, Mandailing Natal (Madina),kembali menelan korban.

Lokasi eks PT M3 di Madina Kembali Telan Korban, Kali ini 2 Tewas Tertimpa Longsor

MADINA, DELITIMES.ID – Eks lokasi tambang PT Madina Madani Mining (M3) Kelurahan Tapus Kecamatan Linggabayu, Mandailing Natal (Madina),kembali menelan korban.

Kali ini, dua orang Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) dengan mesin dompeng yang melakukan aktifitas di lokasi itu, tewas tertimpa longsor, Kamis (19/1/2023).

Sebelumnya, pada lokasi yang sama pada tahun 2022 yang lalu, juga telah terjadi hal serupa dengan. Di mana ketika itu menelan korban jiwa sebanyak 18 orang.

Berdasarkan informasi yang topmetro.news himpun, kejadian memilukan itu terjadi sekira pukul 15.45 WIB. Ada pun dua korban tewas adalah, Darus (35) warga Simpang Durian Kecamatan Lingga Bayu. Kemudian, Kating (29) warga Desa Bandar Limabung Kecamatan Lingga Bayu,

Dan kedua korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi pada Hari Jumat (20/1/2023), sekira pukul 04.10 WIB menjelang subuh setelah dilakukan penggalian oleh petugas dari Polsek Lingga Bayu dan BPBD Kabupaten Madina, dibantu masyarakat setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madina Mukhsin Nasution SSos MM, menjawab konfirmasi melalui WhatsApp membenarkan adanya kejadian longsor pada lokasi eks tambang PT M3 di Kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu. Di mana ada dua korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Setelah mendapat laporan tentang kejadian longsor tersebut, BPBD Madina langsung mengirim tim untuk membantu melakukan evakuasi. “Saat ini Tim sudah berhasil mengevakuasi korban. Dan menyerahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan,” ssebutnya singkat. (RED)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *