JAKARTA, DELITIMES.ID – Harga bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina tidak mengalami perubahan per Minggu (1/11/2026).
PT Pertamina Patra Niaga masih mempertahankan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi seperti periode sebelumnya, dikutip dari radarbatu, Minggu (1/11/2026).
Berdasarkan informasi pada laman resmi Pertamina Patra Niaga, harga Pertamax di wilayah Jakarta dan sekitarnya tetap Rp15.950 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter dan Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter.
Untuk pengguna kendaraan diesel, harga Dexlite masih berada di angka Rp23.700 per liter. Ada pun Pertamina Dex dijual Rp25.200 per liter.
Tidak hanya BBM nonsubsidi, harga BBM subsidi dan penugasan juga belum mengalami penyesuaian. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sedangkan Biosolar subsidi dibanderol Rp6.800 per liter.
Dengan demikian, tidak ada kenaikan maupun penurunan harga BBM Pertamina pada awal November 2026. Kondisi ini memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memperhitungkan pengeluaran bahan bakar untuk kebutuhan transportasi sehari-hari.
Meski demikian, konsumen perlu memperhatikan bahwa harga BBM dapat berbeda di sejumlah daerah. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh kebijakan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) serta wilayah distribusi.
Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan dengan mempertimbangkan formula harga dasar yang diatur melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Formula tersebut menjadi acuan perhitungan harga jual eceran BBM umum jenis bensin dan solar di SPBU. (REL)
























