Kebijakan Wajib Tunjukkan STNK Dinilai Sebagai Solusi Sementara, DPRD Medan Akan Tinjau Taman Cadika

MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Demokrat, Muslim Harahap, menilai kebijakan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang mewajibkan pengendara kendaraan bermotor untuk menunjukkan STNK saat keluar dari Taman Cadika di Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, sebagai langkah solusi sementara untuk mengatasi masalah hilangnya kendaraan di lokasi tersebut.

Muslim menyatakan, kebijakan ini memang terbukti efektif untuk mencegah terulangnya kejadian hilangnya empat sepeda motor dalam satu hari, namun ia mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak bisa diterapkan selamanya karena bisa mengurangi kenyamanan pengunjung.

“Kebijakan ini bagus sebagai langkah awal, tetapi itu hanya solusi sementara. Pengunjung pasti merasa kurang nyaman jika harus selalu menunjukkan STNK saat keluar dari Taman Cadika. Harus ada solusi yang lebih permanen dan tidak membebani pengunjung,” ungkap Muslim kepada wartawan, Selasa (18/11).

Muslim mengusulkan penggunaan kartu tanda masuk kendaraan sebagai alternatif pengganti STNK. Dengan sistem ini, pengunjung hanya perlu mengembalikan kartu tersebut saat keluar, sehingga lebih praktis dan efisien.

“Penggunaan kartu tanda masuk kendaraan sudah cukup aman dan praktis. Selain itu, pengunjung akan merasa lebih nyaman dan tidak terganggu dengan kebijakan menunjukkan STNK,” tambahnya.

Muslim juga menyoroti masalah lahan parkir yang terbatas di Taman Cadika, terutama pada saat liburan. Ia menilai lahan parkir yang ada tidak mampu menampung banyaknya kendaraan yang datang.

“Harus ada solusi untuk memperluas lahan parkir. Areal di dekat lapangan bisa dipertimbangkan untuk dijadikan area parkir tambahan. Dengan dua area parkir, pasti tidak akan ada lagi kepadatan yang berlebihan,” ujarnya.

Selain itu, Muslim menyarankan agar Taman Cadika menjadi objek parkir resmi yang dikelola dengan baik. Menurutnya, masyarakat tidak akan keberatan dengan tarif parkir yang wajar, selama ada jaminan keamanan dan kenyamanan.

“Dengan tarif parkir yang terjangkau, seperti Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil, warga pasti akan menerima asalkan kendaraannya aman. Jika terjadi kehilangan, Dispora Medan harus bertanggung jawab penuh,” jelasnya.

Muslim menambahkan, Dispora Kota Medan harus memastikan penyediaan lahan parkir yang memadai agar pengunjung merasa lebih aman dan nyaman. Ia berencana untuk melakukan kunjungan langsung ke Taman Cadika guna memeriksa sistem pelayanan dan keamanan parkir yang ada.

“Saya akan mengecek langsung ke Taman Cadika. Jika kebijakan STNK ini sudah berjalan dengan baik, tentu harus dievaluasi untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung. Kebijakan parkir harus memastikan bukan hanya keamanan, tapi juga kenyamanan,” pungkasnya. (ds)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini