MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy, mengunjungi wilayah terdampak banjir di Jalan Karya Jaya, Gang Eka Wali Pribadi, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Rabu (4/12/2024). Dalam kunjungan tersebut, Rommy mendengarkan keluhan warga yang masih mengungsi akibat banjir susulan yang melanda daerah tersebut.
Curah hujan yang tinggi serta luapan sungai akibat hujan di daerah pegunungan menyebabkan 17 rumah tangga harus mengungsi sejak Rabu lalu. Salah satu warga, Chairani Tanjung, mengungkapkan kesulitan utama yang mereka hadapi adalah kekurangan pasokan air bersih. “Kami masih kekurangan persediaan air minum dan pasokan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Saat ini, kami menumpang di rumah kosong yang disediakan sementara untuk menampung para pengungsi,” ungkap Chairani.
Meskipun demikian, Chairani mengapresiasi langkah cepat pemerintah setempat, mulai dari kepala lingkungan (kepling), lurah, hingga camat, dalam menangani kebutuhan dasar warga terdampak. Ia menekankan, namun, bahwa ketersediaan air bersih tetap menjadi masalah utama yang perlu segera diatasi.
M. Syahril, Kabag Aset Gambar PDAM Tirtanadi Padang Bulan, menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk mendistribusikan air bersih ke lokasi terdampak. “Dari enam titik saluran pipa PDAM yang rusak, tiga sudah diperbaiki, sedangkan tiga lainnya masih dalam proses pengerjaan,” jelas Syahril.
Menanggapi keluhan tersebut, Rommy Van Boy menyampaikan apresiasi terhadap langkah sigap yang telah diambil oleh pemerintah setempat. Namun, ia juga menyoroti perlunya perbaikan infrastruktur untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. Rommy meminta Kepala KUPT Dinas PUPR Medan Selatan, Afrizal, untuk meninjau ulang infrastruktur yang ada dan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) guna membangun tanggul serta bronjong di tepi sungai untuk mengurangi risiko abrasi dan erosi.
Rommy juga meminta PDAM Tirtanadi untuk menambah jumlah tangki air yang akan disalurkan ke lokasi terdampak hingga pasokan air PDAM kembali normal. “Koordinasi lebih erat antara PDAM dan PMI dalam distribusi air bersih harus berkesinambungan,” tegasnya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Medan, Rommy mendorong Dinas PUPR untuk bekerja sama dengan BWS dalam merencanakan relokasi warga yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) ke tempat yang lebih aman. Ia menekankan pentingnya pembangunan tanggul yang lebih kokoh untuk mengatasi pelebaran sungai akibat banjir.
“Pemerintah sudah menunjukkan respons yang baik, namun koordinasi dan keberlanjutan bantuan perlu ditingkatkan. Masyarakat juga harus dilibatkan dalam distribusi bantuan, khususnya untuk kebutuhan air bersih. Semoga solusi jangka panjang dapat segera terealisasi, sehingga dampak banjir bisa diminimalkan,” pungkas Rommy.
Di sela-sela kunjungannya, Rommy, yang merupakan politisi Fraksi Golkar dari Dapil V, juga memberikan bantuan kepada warga terdampak. Ia berharap, dengan koordinasi yang lebih erat antar instansi dan pelibatan masyarakat dalam distribusi bantuan, dampak banjir dapat diminimalkan dan solusi jangka panjang dapat segera diterapkan. (ds)
























