MEDAN, delitimes.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima audiensi Dewan Komisaris dan Direksi PT Kawasan Industri Medan (PT KIM) di Balai Kota, Selasa (23/9). Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengembangan investasi hingga penanganan banjir yang mengganggu operasional kawasan industri.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Citra Effendi Capah, Plt Kepala Dinas SDA, Bangunan, dan Penataan Ruang Kota Medan Gibson Panjaitan, Kepala Dinas Perkimcikataru Jhon Ester Lase, dan Kepala Bagian Perekonomian Regen.
Rico Waas menegaskan komitmen Pemko Medan mendukung pengembangan PT KIM agar menjadi lebih kuat dan mampu menarik lebih banyak investor. “Medan sangat bergantung pada sektor industri dan jasa. PT KIM merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi kota, sehingga kami mendorong pengembangannya secara optimal,” ujarnya.
Terkait masalah sengketa lahan yang selama ini menjadi hambatan, Wali Kota menjanjikan pendekatan persuasif dari Pemko Medan untuk mencari solusi terbaik yang menguntungkan semua pihak. Sementara masalah banjir, Pemko Medan akan melibatkan Dinas SDA untuk melakukan kajian teknis dan berharap dukungan dana hibah dari Kementerian PUPR bisa mengatasi persoalan ini.
Direktur Utama PT KIM, Daly Mulyana, mengungkapkan kepemilikan saham perusahaan terdiri dari 60 persen Danareksa, 30 persen Pemprov Sumut, dan 10 persen Pemko Medan. Ia juga mengungkapkan bahwa sengketa lahan yang melibatkan masyarakat masih menjadi kendala serius dan mendapat perhatian Kejaksaan Tinggi Sumut.
“Masalah ini berpotensi menghambat investasi. Kami berharap Pemko Medan dapat membantu menyelesaikan sengketa agar iklim investasi di kawasan semakin kondusif,” kata Daly.
Daly menambahkan, penanganan banjir telah dikaji secara matang. Proyek pengendalian banjir dengan dana hibah Kementerian PUPR sebesar Rp 200-300 miliar direncanakan mulai tender November 2025 dan pembangunan pada Januari 2026.
“Kami optimis dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, kawasan PT KIM akan semakin maju dan menjadi magnet investasi di Medan,” tutup Daly. (ts)
























