PTPN III Komitmen Jaga Kondusivitas Areal HGU di Siantar

MEDAN, DELITIMES.ID – PT Perkebunan Nusantara PTPN III (persero) terus berusaha melakukan penyelesaian perselisihan penggunaan lahan areal HGU secara persuasif dan humanis.

Untuk itulah, PTPN III menawarkan suguh hati/tali asih kepada sedikit penggarap yang masih bertahan menguasai areal tersebut. Makanya komitmen tetap menjaga stabilitas agar kondusif setiap areal HGU di wilayah Siantar.

Dari keseluruhan masyarakat penggarap, sebagian besarnya, yakni sejumlah 394 masyarakat penggarap areal HGU No. 1 Pematang Siantar, bersedia untuk menyerahkan areal yang mereka kuasai dengan pola suguh hati/tali asih.

Sementara, lebih kurang 25 kepala keluarga yang diduga menguasai 90 bangunan diatas areal HGU tersebut masih belum bersedia menerima pola suguh hati dan sampai dengan saat ini masih bertempat tinggal serta bercocok tanam di atas areal HGU tersebut.

Sahat M Lumbanraja dan Imanta Ginting dalam kunjungan Tim Agraria Kedeputian II Kantor Staff Presiden (KSP) terkait monitoring proses penanganan konflik agraria di Sumatera Utara mengatakan, di daerah-daerah yang telah diberikan tali asih, tidak ada lagi pergerakan-pergerakan membangun, menanam dan merusak tanaman yang telah ditanam oleh pihak PTPN III.

“Dan untuk bangunan-bangunan yang sudah lama berdiri agar tidak diambil tindakan dulu, dan penggarap tidak boleh memperluas lagi atau menanam di lahan garapan di lokasilokasi yang telah diberi tali asih. Namun, apabila ada proses negosiasi dengan PTPN selama proses penyelesaian, maka dipersilahkan. Sementara kalau negosiasi mentok, maka penyelesaiannya akan kami arahkan ke pusat,” kata Sahat di Medan, Jumat (28/4/2023) malam.

Sampai dengan saat ini masing-masing pihak yang bersengketa masih mengindahkan penegasan yang disampaikan Sahat Lumbanraja dalam kunjungannya.

Dalam kesempatan lain SEVP Bussiness Support PTPN III, Tengku Rinel di Kantor PTPN III Jl. Sei Batanghari No. 2 mengatakan, saat ini PTPN III berkomitmen untuk terus menjaga kondusifitas areal HGU tersebut.

“Manajemen tidak melakukan kegiatan seperti yang dilakukan sebelumnya, tetapi hanya melaksanakan kegiatan pemeliharaan tanaman di areal yang telah di suguh hati. Hal ini sesuai dengan arahan dari Tim Agraria Kedeputian II KSP ,” kata Rinel serius.

Lebih lanjut Tengku Rinel menambahkan, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri serta pemerintah Kota Pematang Siantar, DPRD Pematang Siantar, BPN Pematang Siantar, Komnas HAM dan Kantor Staf Presiden yang secara langsung mengawal dan membantu akselerasi penyelesaian perselisihan areal HGU tersebut.

“Dengan banyak pihak yang menjaga kekondusifan diareal atau wilayah PTPN III, sekali lagi kami ucapkan terima kasih semoga bisa terjaga dengan baik,” pungkas T Rinel. (dimitri)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini