Bobby Octavianus Zulkarnain yakin, bahwa janji Gibran Rakabuming meningkatkan Dana Desa adalah benar-benar untuk kesejahteraan rakyat. Sebagai caleg DPRDSU dari Dapil Sumut III (Deli Serdang), maka Bobby tentu saja setuju.

Sekretaris Prabowo Mania 08 Sumut Minta Ketua DPC Gerindra Medan Usut Tuntas ‘Raibnya’ Jatah Satu Kursi Partai Gerindra dari Dapil 3

MEDAN, DELITIMES.ID – Kasus ‘raibnya’ jatah satu kursi bagi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Kota Medan mendapat banyak sorotan kalangan internal partai.

Terlebih, adanya dugaan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, H Ihwan Ritonga terkesan membiarkan soal tersebut.

Padahal kasus ini dianggap sebagai satu kerugian besar bagi Partai Gerindra, karena ada dugaan partai lain yang mengalihkan suara sehingga peluang Partai Gerindra menambah kursi dari Dapil tersebut hilang.

Salah satu yang ikut menyoroti soal ini adalah Sekretaris DPD Prabowo Mania 08 Sumatera Utara, Bobby O Zulkarnain (foto), yang mendorong Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga untuk menuntaskan kasus ‘raibnya’ satu kursi jatah caleg Partai Gerindra dari Dapil 3, atas nama Hj Netty Siregar.

“Kita mendorong Ketua Gerindra Kota Medan untuk mengusut tuntas dan menindaklanjuti peristiwa raibnya kursi Gerindra dari Dapil 3 Kota Medan. Kita berharap Ketua DPC Gerindra Kota Medan untuk serius mendalami dan memperjuangkan kerja keras caleg Gerindra yang bertarung di Pileg 2024 kemarin,” ucap Bobby, Rabu (13/3/2024).

Dikatakannya, secara kerja politik, Ketua DPC Gerindra Kota Medan, Ihwan Ritonga harus mengejar dan menuntaskan masalah ini untuk menjaga kepercayaan pemilih khususnya di Dapil 3 Kota Medan yang telah memberikan suaranya kepada Partai Gerindra.

“Kita harus sama-sama menjaga agar suara yang diberikan masyarakat kepada salah satu caleg Gerindra tetap terjaga. Sebagai Ketua DPC, harusnya Ihwan Ritonga bisa menghargai perjuangan para caleg yang berusaha mendapat suara masyarakat pada Pileg lalu,” katanya lagi.

Berikutnya, mantan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan yang berhasil mengantarkan 10 caleg Partai Gerindra duduk di DPRD Medan pada Pileg 2019 itu, menyayangkan turunnya perolehan jumlah kursi Partai Gerindra pada pileg 2024 ini.

Apalagi diperparah dengan raibnya jatah kursi Gerindra di Dapil 3 DPRD Kota Medan tersebut.

“Dalam hal proses rekapitulasi tingkat KPU Kota Medan, Prabowo Mania juga telah menugaskan anggotanya untuk memantau proses rekapitulasi melalui layar yang dipublish oleh KPU Medan, bahwa berdasarkan rekapitulasi tersebut sejatinya Gerindra dapat tiga kursi di Dapil 3 DPRD Kota Medan,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan, Mulia Syahpurta Nasution jugamenyayangkan sikap Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga yang terkesan melakukan pembiaran kehilangan satu kursi di Dapil 3 Medan karena dugaan  penggelembungan suara oleh salah satu partai di Kecamatan Medan Timur.

Padahal, sehari sebelum pleno di Kecamatan Medan Timur ditetapkan, pihaknya sudah memberikan data dugaan kecurangan tersebut ke saksi partai untuk dijadikan acuan dasar membuka plano DA-1-Hasil.

“Yang kita kecewakan, saksi DPC Partai Gerindra Kota Medan pada rapat pleno Kecamatan Medan Timur gak ngotot. Padahal kecurangan itu merugikan perolehan suara Parta Grindra di Dapil 3 yang seharusnya dapat tiga kursi menjadi dua,” ungkap Mulia Syaputra Nasution.

Mulia menduga, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga dengan sengaja merelakan kehilangan satu kursi di Dapil 3 yang meliputi Kecamatan Medan Deli, Medan Tembung, Medan Perjuangan dan Medan Timur.

“Saya juga melihat indikasi kalau Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga tak ingin membesarkan partai ini dari awal. Itu bisa kita lihat saat penjaringan Caleg, saksi dan hingga sampai dengan yang terjadi saat ini di Dapil 3,” sesalnya.

Mulia berharap, peristiwa ini menjadi perhatian serius DPD dan DPP Partai Gerindra.

“Segera evaluasi kinerja Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Ihwan Ritonga. Karena ini sangat merugikan Partai Gerindra,” ketusnya.

Sebagaimana disebutkan, karena adanya indikasi pengelembungan oleh salah satu partai, akhirnya jumlah suara Caleg Gerindra nomor urut 5 Hj Netty Yuniarti Seregar menjadi tertimpa oleh suara Caleg partai lain.

Padahal, kata Mulia, dari data yang dimilikinya, untuk sisa pembagi Partai Gerindra di Dapil 3 untuk mendapatkan kursi ke 3 sebesar 11.508 suara.

Tetapi karena salah satu partai diduga  mengambil suara dari partai lain, akhirnya peluang Hj Netty Siregar untuk mendapat kursi ke tiga menjadi tertimpa.

“Ini yang kita tuntut karena kita memiliki data,” jelas Mulia. (ehm)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini