MEDAN, delitimes.id – Pelayanan paspor tak lagi identik dengan jam kerja. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia menghadirkan inovasi PASPORIA di kawasan Car Free Night Kesawan, Medan, Sabtu (29/8/2026) malam.
Layanan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengurus paspor sambil menikmati suasana malam minggu di kawasan Kesawan. PASPORIA dibuka mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB di Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 92 A-B, Kesawan.
Petugas dari Seksi Lalu Lintas Keimigrasian dan Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (TIKIM) diterjunkan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Hasilnya, sebanyak 28 permohonan paspor berhasil dilayani. Sebanyak 14 permohonan merupakan paspor dengan masa berlaku lima tahun, sedangkan 14 permohonan lainnya untuk masa berlaku 10 tahun.
Berdasarkan tujuan perjalanan, 25 permohonan paspor digunakan untuk keperluan wisata dan tiga permohonan lainnya untuk perjalanan umrah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia memperluas akses pelayanan keimigrasian melalui pendekatan yang lebih fleksibel dan dekat dengan masyarakat.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia, Ridha Sah Putra, mengatakan pelayanan publik harus mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan pelayanan keimigrasian sedekat mungkin dengan masyarakat. Melalui PASPORIA, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan di ruang-ruang publik untuk mendapatkan pelayanan paspor dengan tetap memperhatikan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” ujar Ridha.
Menurutnya, kehadiran layanan di ruang publik memberikan alternatif bagi masyarakat yang terkendala kesibukan pada hari kerja. Masyarakat tetap dapat memperoleh pelayanan keimigrasian tanpa harus mengorbankan aktivitas sehari-hari.
Imigrasi Polonia pun memastikan inovasi pelayanan akan terus dikembangkan. PASPORIA diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk pelayanan publik yang mudah diakses, adaptif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat komitmen “Imigrasi untuk Rakyat”, dengan menghadirkan layanan keimigrasian lebih dekat ke tengah masyarakat.
Dengan konsep pelayanan yang fleksibel, masyarakat tidak hanya menikmati suasana Car Free Night Kesawan, tetapi juga dapat menyelesaikan salah satu kebutuhan administrasi perjalanan dalam waktu yang sama. (ds)






















