MEDAN, DELITIMES.ID – Tiga atlet gulat andalan Sumut, Praditya Adji Pambudi, Abel Balbolo Silitonga dan Roy Sam Purba, ternyata masih kurang bantuan suplemen dari KONI Sumut.
Seperti yang dikatakan ketiga atlet berasal angkatan seperti, Praditya Adji Pambudi dan Roy Sam Purba (TNI AU) Abel Balbolo Silitonga TNI AL) mereka sangat membutuhkan suplemen tambahan mengingat ritme latihan akan bertambah.
“Kalau ditanya semangat, ya kami selaku atlet tetap semangat dalam menjalankan latihan walau terkadang harus membagi waktu dengan tugas sebagau TNI untuk pembela kedaulatan negara Indonesia seutuhnya,” kata Praditya Adji Pambudi disela-sela latihan di Aula Sekolah Swasta Advent Jalan Air Bersih Medan, Jumat (12/5/2023).
Dikatakan, saat ini latihan fokus pada fisik dan tehnik. Namun paling utama adalah, fisik. Sebab fisik dicabor gulat sangat dibutuhkan.
Mengenai target Pambudi mengatakan, sudah pasti ingin menciptakan yang terbaik guna mengharumkan nama baik Sumut di PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang.
“Mengapa saya memilih cabor gulat, tak lain karena menantang lewat bantingan dan mengunci lawan, sehingga saya harus meraih prestasi terbaik nantinya,” pungkasnya yang turun digaya Grico Romawi kelas 67 kg mengakiri.

Sementara Roy Sam Purba yang mengenal cabor gulat sejak kelas dua SLTP Swasta Nasrani 5 Medan mengatakan, untuk PON mendatang, ia akan turun digaya Grico Romawi 62 kg.
Sebab setelah gagal meraih prestasi di Porkot 2017, begitu juga di Popda P Sidimpuan gagal, membuat saya lebih penasaran. namun sebagai pengobat hati tambah Abel adalah, berhasilnya ia meraih predikat terbaik di Piala Walikota P Sidimpuan, membuat adrenalin Abel makin terpacu untuk menjadi lebih baik lagi.
“Setelah itu, saya kembali ikut Seleksi Daerah (Selekda) PON dua kali dan berhasil meraih predikat terbaik, sehingga terpilih masuk dalam program Pelatihan Daerah (Pelatda) sebagai program KONI Sumut guna menghadapi PON. Begitu juga dengan tes TNI saling beriringan dan akhirnya juga lulus dimana saat ini sebagai anggota TNI AU,” katanya serius.
Menurutnya, modal untuk menghadapi event nasional tahun depan adalah, semangat yang dibarengi dengan latihan rutin di bawah arahan pelatih seperti, Mangasi Simangunsong selaku pelatih kepala dan Daslan Gutom dan beberapa pelatih lainnya.
“Saya akan berusaha sebaik mungkin seperti apa yang raih saat mengikuti event di Padang Sidimpuan dimana say.a mendapat predikat terbaik. Tapi yang paling penting perhatian dari KONI Sumut yaitu, suplemen tetap diberikan sebagai penambah semangat kami berlatih,” ucapnya lagi.
Sedangkan Abel Balbolo Silitonga mengatakan, ia baru pertama kali ikut berlaga diajang PON XXI 2024 mendatang dan turun gaya Grigo Romawi dikelas 63 kg, sehingga belum tau kekuatan lawan.
“Namun saya tetap optimis bisa meraih emas diajang PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang walau ketemu dengan lawan terberat seperti, Jatim dan Kaltim,” kata Abel yang merupakan TNI AL serius.
Disinggung mengenai seleksi tahap dua dan pencoretan, ketiga atlet gulat yang merupakan TNI tersebut menyatakan, sangat bagus dan setuju kalau KONI Sumut tegas dalam menyikapi permasalahan atlet.
Sebab menurut Pambudi, Roy dan Abel hal itu merupakan motivasi agar para atlet lebih serius lagi. Apalagi pelatih juga sangat menginginkan atlet semua meraih prestasi maksimal.
Sementara Kepala Pelatih Mangasi Simangunsong didampingi Daslan Gultom mengatakan, semua atlet yang disiapkan untuk menghadapi PON XXI Aceh-Sumut 2024 sebanyak 21 orang.
Begitu juga dengan seleksi tahap dua Mangasi menilai sangat bagus dan para atlet harus bisa maksimal baik berlatih dan mengikuti seleksi tahap dua yang lebih ketat.
“Di kami cabor gulat merupakan harus mampu menunjukkan prestasi dari setiap atlet yang kami bina selama ini. Begitu juga dengan ke-21 atlet putra-putri yang dipersiapkan menghadapi PON juga harus bisa berbicara lewat hasil baik yaitu, medali emas,” kata Mangasi mengakhiri. (dimitri)
Teks Photo : Ketiga anggota TNI yang siap mengharumkan nama baik Sumut dari cabor gulat pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 mendatang. (Poto : dimitri)














