JAKARTA, DELITIMES.ID – Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin Dr MPd hadir di Balai Sidang Jakarta Convention Center mewakili Bupati Franc Bernhard Tumanggor, Senin (6/5/2024).
Kehadirannya dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024 untuk Penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025.
Turut hadir bersama Wabup, Sekretaris Daerah Jalan berutu SPd MM dan beberapa pejabat penting lainnya di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat.
Sebagai informasi, Kementerian PPN/Bappenas melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2024 dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025 dengan tema ‘Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan’.
Presiden RI H Joko Widodo membuka langsung Musrenbangnas, sekaligus memberikan arahan penting tentang rencana pembangunan nasional.
“Kita telah memiliki rencana pembangunan jangka panjang dan jangka menengah, dan juga RKP. Tetapi yang perlu ditingkatkan adalah sinkronisasi. Sebab itu sinkronisasi menjadi kunci. Dari level kementerian sampai daerah, semuanya harus sejalan,” jelas Joko Widodo dalam arahannya.
Pada kesempatan itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menjelaskan, Rancangan Awal RKP Tahun 2025 telah memuat agenda penting yang mengacu pada Rancangan Akhir Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, termasuk beberapa agenda yang terkait dengan program presiden terpilih.
“Integrasi dengan program Presiden terpilih akan terus dilakukan hingga penetapan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025,” jelas Menteri PPN.
RKP harus mengusung prinsip dasar, yaitu harmonisasi program pusat dan daerah. Juga, orientasi hasil yang produktif. Serta akurasi sasaran dan strategi alokasi anggaran.
Sedangkan Wabup Pakpak Bharat menyebut, RPJPN 2025-2045 untuk mencapai Indonesia Emas 2045 hanya akan berhasil jika jadi pedoman yang baik oleh RPJMN.
“Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, serta RKP, ini yang harus kita pedomani. Maka kita akan selaraskan program-program kita di daerah dengan program nasional,” jelas H Mutsyuhito Solin di Jakarta. (ALY)






















