MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut baik pelaksanaan Sinode Huria Kristen Indonesia (HKI) ke-65 yang akan digelar di Kota Medan pada Maret 2026 mendatang. Ia berharap kegiatan keagamaan besar ini dapat membawa pesan yang positif dan berdampak baik bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat nilai toleransi antarumat beragama.
“Kami menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan keagamaan seperti ini. Harapan kami, Sinode HKI ke-65 tidak hanya menjadi ajang internal gereja, tetapi juga menyampaikan pesan damai dan toleransi kepada masyarakat luas,” ujar Rico saat menerima audiensi panitia Sinode HKI di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (27/8/2025).
Rico menilai, sinode ini merupakan forum penting karena mempertemukan seluruh pucuk pimpinan gereja HKI dari dalam maupun luar negeri. Maka dari itu, Pemko Medan siap memberikan dukungan agar kegiatan ini berjalan lancar dan penuh makna.
“Yang terpenting bukan hanya seremoni acaranya, tapi esensi pertemuan ini harus benar-benar terasa. Semoga sinode ini menjadi momen bersejarah yang membekas dan membawa kesan baik tentang Kota Medan bagi para peserta dari luar daerah maupun luar negeri,” kata Rico.
Ia juga meminta panitia untuk menjalin koordinasi dengan jajaran Pemko Medan, baik dari sisi keamanan, lalu lintas, hingga fasilitas umum. Rico berharap seluruh rangkaian acara bisa berjalan tertib, khidmat, dan sukses.
“Semoga kegiatan ini berlangsung lancar, penuh semangat kebersamaan, dan hasil sinodenya membawa kebaikan bagi jemaat. Kami juga berharap, pucuk pimpinan yang terpilih nanti benar-benar sosok terbaik yang bisa membawa HKI semakin maju,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Sinode HKI ke-65, Martua Sinurat, menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilangsungkan pada 25–29 Maret 2026 di Hotel Danau Toba, Medan.
“Sinode ini akan dihadiri oleh sekitar 800 peserta tetap, serta lebih dari 3.000 jemaat yang akan hadir saat pembukaan. Tidak hanya dari Indonesia, ada juga delegasi pendeta dari luar negeri,” jelas Martua.
Ia menambahkan, kunjungan ke Wali Kota Medan merupakan bentuk permohonan dukungan sekaligus upaya menjalin sinergi dengan pemerintah daerah agar acara berskala nasional ini dapat terselenggara dengan maksimal. (ts)
























