MEDAN – Pemko Medan menyambut baik dan mengapresiasi berlangsungnya Hospital Leader Roundtable yang mengangkat tema “Sistem Rujukan Berdasarkan Kompetensi Rumah Sakit”. Acara ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan sistem rujukan pelayanan kesehatan di Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara.
Apresiasi tersebut disampaikan oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan, saat menghadiri acara yang diselenggarakan di Hotel Danau Toba International pada Selasa (4/2).
“Pemko Medan menyambut baik acara ini sebagai wujud komitmen dalam memperbaiki serta meningkatkan sistem rujukan pelayanan kesehatan, khususnya di Kota Medan,” ujar M. Sofyan.
Acara ini menghadirkan sejumlah tokoh kesehatan terkemuka, termasuk Dr. Sarmedi Purba, SpOG dari Forum Peduli Fasilitas Kesehatan (Faskes) dan dr. Syaiful M. Sitompul dari PERSI Sumut. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Faisal Hasrimy.
Dalam sambutannya, Hasrimy menegaskan bahwa acara ini memiliki nilai strategis dalam menghadapi perkembangan regulasi terbaru, khususnya terkait dengan diberlakukannya Permenkes No.16 Tahun 2024.
“Dengan regulasi ini, sistem rujukan tidak lagi bersifat berjenjang, tetapi berbasis kompetensi rumah sakit. Artinya, pasien akan mendapatkan layanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan medis mereka,” jelas Hasrimy.
Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini akan berkontribusi dalam penghematan biaya pelayanan kesehatan serta mendorong rumah sakit untuk meningkatkan daya saing dan mengembangkan layanan unggulan.
“Saya mengimbau rumah sakit dan BPJS Kesehatan untuk segera beradaptasi dengan segala kemungkinan yang timbul akibat adanya regulasi ini,” pungkasnya. (ts)
























