SERGAI, DELITIMES.ID – Gerakan Pemuda Serdang Bedagai (GPS) secara tegas menyampaikan mosi tidak percaya terhadap kinerja anggota DPRD Sergai. Mereka menilai lembaga itu tidak memahami menjalani tugas dan fungsinya.
Mereka menyampaikan hal itu saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Sergai, Desa Firdaus Sei Rampah, Serdang Bedagai Sumut, Rabu (4/6/2025).
“DPRD Sergai disarankan agar melakukan evaluasi terhadap menjalankan tugas dan fungsinya. Sebagai rakyat, DPRD Sergai harus bersikap transparan dan akuntabilitas dalam mengambil kebijakan juga keputusan,” kata Koordinator Aksi Muhammad Andrean.
Pengunjuk rasa menduga, DPRD Sergai telah ‘kongkalikong’ dengan eksekutif dalam penggunaan dana bersumber APBD. Sehingga, menurut mereka, terjadi pembiaran terhadap penggunaan anggaran yang ‘ugal-ugalan’ dan tidak sesuai dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).
Dalam aksi GPS itu, Muhammad Andrean minta DPRD Sergai harus berani memangil Bupati Darma Wijaya dan Wakil Bupati Adlin Tambunan. Tujuan pemanggilan, agar Bupati/Wabup mengembalikan seluruh kegiatan kepada rancangan penggunaan anggaran sesuai kesepakatan bersama dengan DPRD Sergai. Serta yang mengacu dengan RPJMD.
“Kami juga meminta DPRD Sergai untuk mendorong lembaga yudikatif memproses segala bentuk dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di Sergai, ‘Tanah Bertuah Negeri Beradat’,” ujarnya.
DPRD Sergai, kata Andrean, harus komit mengawal Inpres Nomor 1/2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD TA 2025. DPRD Sergai, lanjutnya, harus tegas dalam setiap temuan kegiatan yang tidak sesuai dengan RPJMD.
Ketua DPRD Sergai Togar Situmorang yang dihubungi terkait aspirasi Gerakan Pemuda Serdang Bedagai terkait mosi tidak percaya dan DPRD Sergai harus memangil Bupati Sergai dan Wakil Bupati Sergai, belum merespon. Chat via WhatsApp yang dikirimkan, Rabu (4/6/2025), sekira pukul 19.01 WIB, belum ada jawaban. (REL)
























