SERGAI, DELITIMES.ID – Malang benar nasib yang dialami Kaswadi, seorang kakek berusia 71 tahun, berdomisili di Dusun Lima Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai, Sumut.
Kakek ini tidak bisa bicara dengan jelas lagi sejak mengalami sakit struk dan sudah lima belas tahun ia terbaring di atas kasur. Makan, minum, dan buat air besar, dibantu oleh istri tercinta. Duduk juga tidak bisa tanpa bantuan istri.
Saat dijumpai di rumahnya, Minggu (30/11/2025), tampak raut wajahnya cukup sedih dan ingin bicara, namun tidak mampu mengeluarkan suara dengan jelas. Ketika ditanya soal bantuan dari pemerintah, ia hanya bisa menunjukan wajah sedih.
Menurut Rumini, istri Kaswadi, mengenai bantuan dari pemerintah memang ada diterima tahun 2024. “Atas nama saya bukan nama suami. Namun di tahun 2025 tidak ada lagi bantuan yang diterima,” katanya.
Dihentikannya bantuan itu tidak diketahui apa penyebabnya. Saat ditanyakan kepada Kepala Dusun Lima, jawabnya, nanti diusulkan lagi.
“Informasi dari kepala dusun, atas nama saya sudah bolak balik diusulkan. Saya sangat berharap bantuan atas nama saya dan juga suami bisa menerima bantuan untuk meringankan beban biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari. Mohon Pak Pemerintah, bantu lah kami yang lagi sudah ini. Sudah 15 tahun suami saya menderita sakit struk,” bebernya.
Kepala Desa Sei Rampah Sucipto saat dihubungi terkait tidak ada bantuan untuk Kaswadi dan Rumini, mengatakan, nanti akan dicek lagi. (REL)























