Anggota Komisioner Kompolnas RI Apresiasi Polres Labuhanbatu Selatan Dalam Pelayanan Pengaduan Masyarakat

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Kasus penganiayaan dan pencurian yang terjadi kepada Nurbaidah Idrus Pasaribu dengan tersangka SH, mendapat perhatian anggota komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI) H Mohammad Dawam SH MH.

LABUSEL, DELITIMES.ID – Kasus penganiayaan dan pencurian yang terjadi kepada Nurbaidah Idrus Pasaribu dengan tersangka SH, mendapat perhatian anggota komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI) H Mohammad Dawam SH MH.

Anggota komisioner Kompolnas tersebut dalam wawancara, Minggu (31/3/2024), menjelaskan, bahwa penting kepolisian melayani pengaduan masyarakat dalam penegakan hukum.

“Pelayanan masyarakat yang dilaksanakan oleh polisi menjadi penting. Artinya kepolisian harus menanggapi aduan masyarakat karena itu menjadi bagian dari pelayanan publik Kepolisian Republik Indonesia, dalam hal ini Polres Labuhanbatu Selatan,” jelas Dawam.

Menanggapi terkait kasus yang selama dua tahun ditangguhkan, menurut Dawam, kepolisian belum mendapatkan alat bukti yang cukup untuk melakukan pendalaman.

“Jika memang dulu kasus itu sudah dua tahun ditangguhkan, saya rasa mungkin karena belum menemukan alat bukti yang cukup. Sehingga perlu dilakukan pendalaman.” ujar anggota komisioner Kompolnas RI tersebut.

Dawam juga menegaskan bahwa setiap kasus harus dilanjutkan apabila dalam pendalaman kepolisian telah memiliki alat bukti yang cukup. “Setiap kasus harus dilanjutkan jika kepolisian telah mendapatkan alat bukti yang cukup,” tegasnya.

Anggota komisioner Kompolnas RI Muhammad Dawam menutup wawancara dengan memberikan apresiasi atas keseriusan pelayanan pengaduan masyarakat yang diberikan oleh Polres Labuhanbatu Selatan.

“Polres Labuhanbatu Selatan harus diberikan apresiasi karena keseriusan dari anggota jajaran dalam menangani perkara ini,” tutup Dawam.

Sebelumnya diberitakan, setelah dua tahun ditangguhkan, SH kembali dipanggil sebagai tersangka kasus penganiayaan dan pencuria. Sehubungan dengan itu, Nurbaidah Idrus Pasaribu pun mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu Selatan. (RED)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kasus penganiayaan dan pencurian yang terjadi kepada Nurbaidah Idrus Pasaribu dengan tersangka SH, mendapat perhatian anggota komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI) H Mohammad Dawam SH MH.

Anggota Komisioner Kompolnas RI Apresiasi Polres Labuhanbatu Selatan Dalam Pelayanan Pengaduan Masyarakat

LABUSEL, DELITIMES.ID – Kasus penganiayaan dan pencurian yang terjadi kepada Nurbaidah Idrus Pasaribu dengan tersangka SH, mendapat perhatian anggota komisioner Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI) H Mohammad Dawam SH MH.

Anggota komisioner Kompolnas tersebut dalam wawancara, Minggu (31/3/2024), menjelaskan, bahwa penting kepolisian melayani pengaduan masyarakat dalam penegakan hukum.

“Pelayanan masyarakat yang dilaksanakan oleh polisi menjadi penting. Artinya kepolisian harus menanggapi aduan masyarakat karena itu menjadi bagian dari pelayanan publik Kepolisian Republik Indonesia, dalam hal ini Polres Labuhanbatu Selatan,” jelas Dawam.

Menanggapi terkait kasus yang selama dua tahun ditangguhkan, menurut Dawam, kepolisian belum mendapatkan alat bukti yang cukup untuk melakukan pendalaman.

“Jika memang dulu kasus itu sudah dua tahun ditangguhkan, saya rasa mungkin karena belum menemukan alat bukti yang cukup. Sehingga perlu dilakukan pendalaman.” ujar anggota komisioner Kompolnas RI tersebut.

Dawam juga menegaskan bahwa setiap kasus harus dilanjutkan apabila dalam pendalaman kepolisian telah memiliki alat bukti yang cukup. “Setiap kasus harus dilanjutkan jika kepolisian telah mendapatkan alat bukti yang cukup,” tegasnya.

Anggota komisioner Kompolnas RI Muhammad Dawam menutup wawancara dengan memberikan apresiasi atas keseriusan pelayanan pengaduan masyarakat yang diberikan oleh Polres Labuhanbatu Selatan.

“Polres Labuhanbatu Selatan harus diberikan apresiasi karena keseriusan dari anggota jajaran dalam menangani perkara ini,” tutup Dawam.

Sebelumnya diberitakan, setelah dua tahun ditangguhkan, SH kembali dipanggil sebagai tersangka kasus penganiayaan dan pencuria. Sehubungan dengan itu, Nurbaidah Idrus Pasaribu pun mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Labuhanbatu Selatan. (RED)

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on telegram
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Related Posts

Berita Terkini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *