CIANJUR, delitimes.id – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan meraih penghargaan Terbaik II dalam penyusunan Laporan Hasil Intelijen (LHI) kategori Kantor Imigrasi Kelas II tingkat nasional. Capaian ini menjadi bagian dari upaya jajaran Imigrasi Sumatera Utara meningkatkan kualitas pengawasan dan penguatan fungsi intelijen keimigrasian.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Diseminasi Penguatan Penyusunan Produk Intelijen Keimigrasian Tahun Anggaran 2026 yang digelar Direktorat Intelijen Keimigrasian di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (24/9/2026).
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan mengutus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Intelpatnal), Arauna Giovanni, bersama sejumlah staf.
Direktur Intelijen Keimigrasian, Agus Waluyo, saat membuka kegiatan menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan pegawai dalam menghasilkan produk intelijen yang sistematis, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, kemampuan mengumpulkan, mengolah, dan menganalisis informasi menjadi faktor penting dalam menghasilkan produk intelijen yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan pimpinan dalam mengambil keputusan.
Selain menjadi ajang pemberian penghargaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat kompetensi teknis pegawai melalui pembekalan dari sejumlah instansi.
Pusdiklat Badan Intelijen Negara (BIN) menyampaikan materi mengenai intelijen dasar dan penyusunan produk intelijen. Sementara itu, BAIS TNI membahas keimigrasian dari perspektif intelijen strategis.
Materi lainnya disampaikan Pusat Pendidikan Intelijen Lemdiklat Polri mengenai teknik pengumpulan bahan keterangan melalui sumber terbuka, serta Subdirektorat Produk Intelijen Keimigrasian mengenai jenis dan mekanisme penyusunan produk intelijen.
Seluruh materi tersebut kemudian diperdalam melalui diskusi kelompok guna meningkatkan pemahaman peserta dalam menyusun produk intelijen keimigrasian.
Penguatan kapasitas ini sejalan dengan visi Imigrasi untuk Rakyat yang diusung Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko serta mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sumatera Utara, Parlindungan, secara terpisah mengatakan bahwa kualitas produk intelijen memiliki peran penting dalam mendukung pengawasan keimigrasian.
Ia menegaskan, Imigrasi Sumatera Utara berkomitmen menghasilkan produk intelijen yang akurat, relevan, dan bernilai strategis untuk menjaga kedaulatan negara serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. (ds)
























