MEDAN, DELITIMES.ID – DPRD Medan menggelar paripurna penjelasan Walikota Medan tentang laporan pertanggungjawaban (Lpj) pelaksanaan APBD Kota Medan 2022 kepada DPRD Medan, Senin (12/6).
Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Medan, Hasyim, didampingi Wakil Ketua, Ihwan Ritonga, Rajudin Sagala dan T Bahrumsyah itu, Walikota Medan, Bobby menyebutkan, realisasi pendapatan daerah Kota Medan TA 2022 sebesar Rp5,44 triliun lebih atau mencapai 83,55 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp6,2 triliun lebih.
Ia mengurai, pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp2,23 triliun lebih, pendapatan transfer sebesar Rp3,15 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp67,83 miliar lebih.
Sedangkan di sisi belanja daerah, tercatat sebesar Rp6,04 T lebih terdiri dari belanja operasi sebesar Rp4,41 T lebih, belanja modal Rp1,61 T lebih dan belanja tak terduga sebesar Rp1,161 T lebih. Dengan demikian realisasi mencapai 77,86 persen dari target yang ditetapkan. Dari sisi pembiayaan untuk penerimaan sebesar Rp1,14 T lebih dan pengeluaran pembiayaan nihil.
“Keberhasilan pengelolaan keuangan tahun 2022 ini harus terus diperbaiki dengan berbagai catatan yakni bersifat administrasif termasuk sistem pengendalian internal. Sedangkan dari sisi pendapatan daerah, diperlukan peningkatan sumber-sumber pembiayaan pembangunan yang semakin kolaboratif dan sinergis. Selanjutnya dari sisi belanja daerah perlu ditingkatkan formulasi belanja daerah yang semakin fokus pada prioritas pembangunan kota,” ungkap Bobby.
Ia menambahkan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2022 adalah LPj yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah selama tahun 2022 telah diselenggarakan secara lebih berkualitas melalui prinsip akuntansi yang berlaku secara umun, serta transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan keuangan daerah yang semakin berkualitas ini tentunya dapat diwujudkan melalui kolaborasi, partisipasi dan peran seluruh pemangku kepentingan khususnya DPRD Kota Medan. Jadi saya sampaikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besaenya kepada seluruh pemangku kepentingan pembangunan kota, khususnya segenap pimpinan dan sleuruh anggota DPRD Kota Medan,” ucapnya. (TS)














