DELI SERDANG, DELITIMES.ID – Bau menyengat di seputaran gudang udang impor bertempat di Jalan Mawar Karya Ujung, Dusun 2, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menjadi pertanyaan besar.
Pasalnya, gudang tersebut bersebelahan dengan pemukiman penduduk. Di mana warga setempat juga sudah pernah mengajukan komplain.
Menanggapi hal tersebut, awak media langsung melakukan investigasi di lokasi, Selasa (12/9/2023). Ternyata tempat tersebut, katanya, pernah menjadi perdebatan antara pihak gudang udang ekspor dengan warga seputaran tempat usaha udang jenis lobster dan udang lipan itu.
“Hari itu masalahnya kebauan. Plastiknya meleleh. Kalau panas, kan bauk air udangnya. Usahanya udang ekspor itu, bukan udang-udang untuk dimakan biasa itu, memang untuk dimakan tapi kan bukan untuk dijual di sini,” ujar salah satu warga seputaran gudang udang kepada awak media.
Senada, R (40) mengatakan, beberapa tahun lalu, gudang udang ekspor itu pernah jadi sasaran demo. Penyebabnya, karena aroma gudang udang sangat menyengat. Sehingga warga melakukan protes karena tidak setuju dengan keberadaan gudang udang itu.
Ia mengaku, ada sekitar 30 warga setempat melakukan komplain. Bahkan, menurutnya, pihaknyalah yang berupaya melakukan peneguran kepada pihak terkait prihal limbah yang diduga mencemari lingkungan setempat.
“Kemarin kami melakukan aksi belum naik berkasnya. Tapi kami tadi melihat ada petugas dari Tim Dit Krimsus Poldasu melakukan investigasi di ruko gudang udang lipan yang bertempat di Jalan Mawar Karya Ujung, Dusung 2, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Provinsi Sumatra Utara. Tepatnya pada Hari Selasa (12/9/2023). Apakah itu perihal izin ekspor, apakah itu perihal izin limbah, apakah itu perihal izin lainnya, ya saya kurang paham Bang. Kami sih sifatnya percayakan saja lah kepada pihak Dit Krimsus Poldasu untuk melakukan upaya payung hukum,” ujar R kepada awak media.
Sementara itu, Tim Dit Krimsus saat dimintai keterangannya oleh awak media belum dapat menyimpulkan tentang hasil investigasi. “Jangan masuk dulu ya Bang,” ujar salah satu Tim Dit Krimsus Polda Sumut kepada wartawan, Selasa (12/9/2023).
Wartawan juga belum berhasil mengkonfirmasi pemilik usaha udang ekspor tersebut, karena tidak berada di tempat. (RED)






















