Komisi IV DPRD Medan Kunjungi Wilayah Terdampak Banjir, Tekankan Pembenahan Infrastruktur

MEDAN – Sejumlah anggota Komisi IV DPRD Medan mengunjungi beberapa wilayah terdampak banjir di berbagai kecamatan. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kondisi warga yang terdampak dan mendengar keluhan mereka terkait banjir serta infrastruktur yang rusak.

Dipimpin oleh Dame Duma Sari Hutagalung, kunjungan ini diikuti oleh anggota lain, seperti Rommy Van Boy, Jusup Suka Ginting, Zulham Efendi, Lailatul Badri, dan Datuk Iskandar Muda. Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV menemukan banyak rumah warga di bantaran Sungai Deli terendam air bercampur lumpur.

Anggota Komisi IV mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh perangkat daerah, termasuk penyediaan tenda darurat, dapur umum, dan pasokan air bersih dari PDAM Tirtanadi.

Rommy Van Boy menilai respons cepat Pemko Medan merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menangani banjir. Namun, ia juga menyoroti masalah infrastruktur di kawasan Kecamatan Medan Polonia, seperti jembatan rusak yang memaksa anak-anak sekolah menyeberangi sungai menggunakan tali.

“Keluhan terkait jembatan rusak ini telah lama diajukan warga ke Dinas PUPR Kota Medan, tetapi hingga saat ini belum ada tanggapan. Hal ini sangat membahayakan dan memerlukan perhatian segera,” tegas Rommy. Ia meminta Komisi IV DPRD Medan mendesak pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah ini demi keselamatan warga.

Keluhan Infrastruktur dan Distribusi Bantuan di Pekan Labuhan

Saat mengunjungi kawasan terdampak banjir di Kelurahan Pekan Labuhan, Lingkungan 22 dan 23, warga menyampaikan keluhan tentang buruknya kondisi infrastruktur di daerah mereka. Rivai (65), seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa sejak era Wali Kota Medan Bakhtiar Jafar pada tahun 1990-an, tidak ada perbaikan jalan maupun peninggian bantaran Sungai Deli.

“Rumah kami sering terendam banjir karena benteng Sungai Deli terus tergerus. Selain itu, semakin banyak warga yang tinggal di bantaran sungai, membuat masalah ini kian parah,” kata Rivai.

Warga juga mengeluhkan adanya dugaan pilih kasih dalam distribusi bantuan makanan oleh lurah setempat, yang menyebabkan ketidakpuasan di tengah masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV, Dame Duma Sari Hutagalung, meminta Lurah Pekan Labuhan, Roy Sulaiman Batu Bara, untuk segera menyelesaikan persoalan distribusi bantuan agar tidak ada warga yang merasa diabaikan dalam situasi darurat ini.

Komitmen untuk Pembenahan Infrastruktur

Komisi IV DPRD Medan berkomitmen untuk memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS), guna membahas langkah konkret dalam penanganan banjir, perbaikan infrastruktur, dan jembatan rusak.

“Kami akan terus mendorong pemerintah untuk menindaklanjuti keluhan warga dan menyelesaikan masalah ini. Keselamatan dan kualitas hidup masyarakat terdampak adalah prioritas utama,” tegas Dame Duma Sari Hutagalung.

Kunjungan ini menunjukkan komitmen DPRD Medan dalam mendengar langsung aspirasi warga dan mendorong langkah nyata untuk memperbaiki infrastruktur yang sudah lama terabaikan. (ds)

Bagikan :

Related Posts

Berita Terkini